Posts

Strategi dan Perencanaan Pengembangan Keagamaan Pada Anak Usia Dini

  A.       Strategi Pengembangan Keagamaan Pada PAUD 1.        Menanamkan Rasa Cinta Kepada Allah SWT Diantara cara membimbing anak menuju akidah yang benar adalah dengan mendidik mereka untuk mencintai Allah. Pendidikan ini harus diberikan sejak   ini. Pada saat tersebut, mulailah mereka diperkenalkan kepada makhluk-makhluk Allah (manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan) yang terdekat disekitar mereka.   Selain itu, juga perlu diupayakan adanya keterikatan antara mereka dengan yang   telah menciptakannya, pemilik keagungan, pemberi nikmat, dan maha dermawan.   Dengan bentuk seperti ini anak pasti akan mencintai Allah (Rajih, 2008: 87-88) Rasa cinta kepada Allah beserta seluruh ciptaannya dapat diperkenalkan pada anak usia dini melalui pembelajaran saintifik. Pembelajaran saintifik tersebut akan mengenalkan akan pada makhluk ciptaan Allah sekaligus mengenalkan anak untuk mencintai ilmu pengetahuan denga...

Recognition of The Complexity of Meaning

Recognition of The Complexity of Meaning Definisi makna telah diperdebatkan tanpa konsensus (kesepakatan) jauh mulai dari masa Plato sampai Wittgenstein hingga era kontemporer saat ini dari berbagai bahasa, sejumlah teori telah dikemukakan antara lain: teori refensial, teori semantik, teori ideasional dan teori fungsional. Memang dalam menafsirkan Al-quran Abdullah Saeed tidak begitu saja mengadopsi semua teori di atas, akan tetapi dalam menafsirkan Al-quran secara tektualis dari keempat teori diatas yang paling relevan dan dominan untuk digunakan adalah teori refensial makna. Menurut teori refensial ini makna terletak pada objek yang dirujuknya. Ada dua kunci asumsi tentang objektifitas makna. Pertama, Firman Allah yaitu Al-quran yang dikemas dalam bahasa Arab dan penggunaan bahasa Arab dipastikan dapat memberikan suatu tujuan (kebenaran) makna dari tek. Sejauh kata-kata yang bersangkutan, dalam bahasa Arab, seperti bahasa lain, ada banyak jenis kata-kata, dan tidak semua dar...

Principles Of Semantic Analysis

Principles Of Semantic Analysis Semantic secara bahasa berasal dari bahasa Yunani, semantikos . Yang berarti memberi tanda, penting, dari kata sema , tanda. Semantic merupakan cabang dari linguistic yang mempelajari makna yang terkandung pada suatu bahasa, kode, atau jenis representasi lain. Semantic biasanya dikontraskan dengan dua aspek dari ekspresi makna: sintaksis, pementukan simbol kompleks dari simbol yang lebih sederhana, serta pragmatika, penggunaan praktis simbol oleh agen atau komunitas pada suatu kondisi atau konteks tertentu. Semantic merupakan bagian dari tradisi Semiotik. Semiotic berbicara mengenai bagaimana tanda-tanda berhubungan dengan yang ditunjuknya (apa yang ditunjuk tanda). Kajian semantic dalam penafsiran al-Qur’an diawali dengan munculnya tokoh Toshihiko Izutsu. Analisis semantik ia gunakan dalam menelisik kosa kata Al-Quran yang terkait dengan beberapa persoalan yang kongkrit. Maksud analisis semantik di sini adalah kajian analitik terhadap istilah-i...

TAFSIR AL QUR’AN MASA KLASIK

Image
TAFSIR AL QUR’AN MASA KLASIK Pembangunan umat Islam bahkan pembangunan seseorang manusia, tidaklah mungkin dengan hanya berpegang kepada pengalaman semata tanpa adanya petunjuk-petunjuk dari ajaran Al Qur’an yang meliputi segala unsur kebahagiaan bagi jenis manusia.  Dengan mudah kita dapat mengetahui, bahwa tidak mungkin beramal dengan ajaran-ajaran Al Qur’an, terkecuali sesudah kita memahami Al Qur’an, mengetahui isinya, prinsip-prinsip yang diatur. Hal ini tidaklah mungkin dicapai, melainkan dengan mengetahui apa yang ditunjukkan oleh lafal-lafal Al Qur’an. Maka untuk dapat menguraikan lafal-lafal Al Qur’an yang bersifat global itu perlu adanya upaya dan proses penafsiran Al Qur’an. Karenanyalah, dapat kita tetapkan bahwa tafsir adalah anak kunci perbendaharaan isi Al Qur’an yang diturunkan untuk memperbaiki keadaan manusia, melepaskan manusia dari kehancuran dan menyejahterakan alam ini. Kenyataan sejarah membuktikan bahwa tafsir itu selalu berkembang seiring dengan ...