Landasan Teoretis Menggunakan Media Pendidikan

Pemerolehan pengetahuan dan keterampilan, perubahan-perubahan sikap dan prilaku dapat terjadi karena interaksi antara pengalaman baru dengan penglaman yang pernah dialami sebelumnya. Menurut Bunner (1966:10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive) , pengalaman piktorial/ gambar (iconic) dan pengalaman abstrak (symbolic). Salah satu gambaran yang paling banyaadk dijadikan acuan sebagai landasan teori penggunaan media dalam proses belaja adalah Dale’s Cone of Experience (kerucut pengalaman Dale). (Dale, 1969). Kerucut ini merupakan elaborasi yang rinci dari konsep tingkatan pengalaman yang dikemukakan oleh Burner sebagaimana diuraikan sebelumnya. Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (kongkret), kenyataan yang ada dalam lingkungan kehidupan seseorang kemudian melalui benda tiruan, sampai kepada lambang verbal (abstrak). Semakin keatas di puncak kerucut semakin abstrak meida penyampai pesan. Dalam proses belajar dan interaksi mengajar belajar tidak harus selalu dimulai dari pengalaman langsung, tetapi dimulai dengan jenis pengalaman yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kelompok siswa yang dihadapi dengan mempertimbangkan situasi belajarnya. Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan bermakna mengenai informasi dan gagasan yang tekandung dalam pengalaman itu, oleh karena itu melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perasaan, penciuman, dan peraba. Ini juga dikenal dengan Learning By Doing.

Sumber : Media Pembelajaran , Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A. 2011. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, halaman : 7-12


Popular posts from this blog

ORGANISASI PENDIDIKAN : JENIS DAN STRATEGI PENGUATAN

DAULAH ABASYYIAH (AL MA"MUN & HARUN AL RASYID)