Konsep Etika, Moral dan Akhlak

Image
PENDAHULUAN
Di era global ini yang semakin berkembang dan maju perilaku seorang muslim semakin beraneka ragam. Manusia cenderung meniru pola hidup yang bergaya serta mewah sehingga lupa dengan adanya etika, moral dan akhlaq yang kurang dihiraukan ataupun dijadikan pedoman dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan manusia pada kenyataannya sekarang kurang pengetahuan akan etika, moral dan akhlaq, padahal sejarah agama menunjukan bahwa kebahagiaan yang ingin didapatkan dengan menjalankan syariah agama yang hanya dapat terlaksana dengan adanya akhlaq yang baik. Selama ini, pelajaran etika, moral dan akhlaq sudah diperkenalkan sejak di sekolah dasar, yakni pada Pendidikan Agama Islam serta Pancasila. Namun, pelajaran etika, moral dan akhlaq kurang diaplikasikan ke dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Timbulnya kesadaran akhlaq merupakan pangkalan yang menentukan corak hidup manusia. Kesadaran akhlaq adalah kesadaran manusia tentang dirinya sendiri dimana dapat melihat serta merasakan diri sendi…

Manusia Dalam Pandangan Islam

Manusia Dalam Pandangan Islam
Berbicara mengenai eksistensi manusia memang tidak akan ada habisnya, berbagai definisi para ahli dalam memaknai hakikat manusia sudahlah banyak dijumpai diberbagai artikel, journal, makalah, paper, DLL. Namun dari sekian banyak definisi belum ada definisi yang final dan pasti menjadi rujukan utama. Hal ini dikarenakan topik tentang manusia amatlah luas dan tidak akan pernah habis untuk dibahas. Begitu juga dengan Islam sebagai agama yang kaya akan pengetahuan sekaligus menjadi dasar sekaligus landasan umat Islam dalam berpikir memberikan kontribusi terkait hakikat manusia dari berbagai multi disiplin ilmu yang ada.
Manusia dalam Al-quran disebut dengan beberapa istilah, beberapa istilah tersebut antara lain:
a.       Basyar (Bilogis)
Manusia dalam kontek basyar ini dimaknai dengan manusia yang secara keadaannya sama dengan makhluk pada umumnya. Maksudnya, manusia yang secara biologis membutuhkan makan dan minum untuk pertumbuhan dan perkembangannya, manusia butuh tidur untuk mengistirahatkan seluruh anggota badannya setelah beraktifitas, manusia mempunyai penderitaan fisik (sakit).
b.      Al Insan (Psikologis)
Dalam kontek Al Insan di atas, manusia di dasarkan pada sifat-sifat psikologi, sifat-sifat psikologi tersebut antara lain: senang, sedih, marah, menangis, lupa dan lain sebagainya.
c.       An Nas (sosial)

Manusia dalam kontek An Nas di maknai dengan manusia sebagai makhluk sosial. Maksud dari manusia sebagai makhluk sosial adalah manusia yang secara individu tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain. Sebagai contoh manusia beriteraksi dengan orang lain, menjalin komunikasi dengan orang lain, membangun keluarga dan lain sebagainya.

Popular posts from this blog

DAULAH ABASYYIAH (AL MA"MUN & HARUN AL RASYID)

ORGANISASI PENDIDIKAN : JENIS DAN STRATEGI PENGUATAN