Dinamika Pemikiran Islam

A.      Dinamika Pemikiran Islam Pada Masa Khalifah Abu Bakar


Dinamika Pemikiran Islam

Dalam masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar belum banyak dinamika pemikiran baru yang muncul mengenai masalah-masalah ilmu pengetahuan. Hal ini disebabkan oleh permasalahan intern kaum muslim dan perluasan wilayah yang masih sangat sedikit. Ilmu yang berkembang pada masa ini masih didomnasi oleh perkembangan ilmu-ilmu naqliyah yaitu ilmu-ilmu yang bersumber pada al-Qur’an atau dalil naql saja.

Wafatnya nabi mengakibatkan beberapa masalah bagi masyarakat muslim. Beberapa orang Arab lemah imannya justru menyatakan murtad, yaitu keluar dari Islam. Mereka menolak membaiat khalifah yang baru dan bahkan menentang Islam dikarenakan mereka menganggap bahwa perjanjian yang dibuat bersama nabi batal seketika setelah sepeninggalnya nabi. Mereka melakukan riddah, yaitu pengingkaran terhadap Islam dan kembali ke kepercayaan semula dengan bersikap melawan agama dan pemerintah sekaligus. Oleh karena itu, khalifah dengan tegas melancarkan operasi pembersihan terhadap mereka. Mula-mula dimaksudkan sebagai tekanan untuk mengajak mereka kembali ke jalan yang benar, lalu berkembang menjadi perang merebut kemenangan.

Dinamika Pemikiran Islam

Setelah perang riddah di Yamamah melawan kaum murtad berakhir, umat Islam dapat memperluas wilayah kekuasaannya. Khalifah Abu Bakar meninggal dunia pada hari Senin 23 Agustus 624 M setelah lebih kurang lima belas hari berbaring di tempat tidur dalam usia 63 tahun. Menjelang wafat, Abu Bakar menunjuk Umar bin Khattab sebagai penggantinya. Disinilah tapak perbedaan dimana abu bakar diangkat oleh seorang umar dan diakui oleh mayoritas umat sedangkan Umar di tunjuk langsung oleh Abu Bakar.

Popular posts from this blog

ORGANISASI PENDIDIKAN : JENIS DAN STRATEGI PENGUATAN

DAULAH ABASYYIAH (AL MA"MUN & HARUN AL RASYID)