Hukum Jual Beli Sperma Manusia Dan Adanya Bank Sperma Menurut Islam

Image
Praktek jual beli sperma sekarang tengah merajalela dalam kehidupan bermasyarakat, banyak suami istri yang susah memiliki anak bahkan sampai ada yang didiagnosa tidak akan memiliki anak (mandul) melakukan berbagai cara agar dapat memiliki anak. Karena anak bagi sebagian masyarakat adalah harta termewah untuk kehidupan masa depan mereka dan sebagai penerus keturunan mereka. Apalagidengan adanya kemajuan teknologi dibidang kedokteran yang membentuk bank sperma (cryiobanking) agar orang dapat membelinya dan memiliki anak dengan cara enseminasi buatan, enseminasi buatan diambil dari pendonor sperma tanpa menghiraukan adanya perkawinan atau tidak. Hal ini tentu akan menjadi permasalahan dengan nasab anak tersebut. Sehingga timbul berbagai pertanyaan dalam masyarakat apakah memiliki anak dengan cara enseminasi buatan termasuk perbuatan zina? karena tidak diketahui siapakah bapak biologis si anak tersebut, sedangkan zina dalam Islam termasuk perbuatan yang haram. Ada juga yang menggunakan ba…

Macam-macam Akhlak




Macam-macam Akhlak

Akhlak dapat dibagi berdasarkan sifat dan objeknya. Berdasarkan sifatnya, akhlak terbagi menjadi dua:[1]
a.       Akhlak Mahmudah (akhlak terpuji)
Yang termasuk dalam akhlak mahmudah di antaranya: ridla kepada Allah, cinta dan beriman kepada Allah, beriman kepada malaikat, kitab, Rasul, hari kiamat, takdir, taat beribadah, selalu menepati janji, melaksanakan amanah, berlaku sopan dalam ucapan maupun perbuatan, qanaah, tawakkal, sabar, syukur, tawadlu’ dan segala perbuatan yang baik menurut pandangan Al-Qur’an dan Hadist.
b.      Akhlak Mazmumah (Akhlak Tercela)
Adapun yang termasuk akhlak mazmumah adalah: kufur, syrik, murtad, fasik, riya, takabur, mengadu domba, dengki, dendam, khianat dan segala perbuatan tercela menurut pandanagn Islam. Sedangkan berdasarkan objeknya akhlak dibedakan menjadi dua. Pertama akhlak kepada khalik. Kedua akhlak kepada makhluk yang terbagi menjadi:
1)      Akhlak terhadap keluarga
2)      Akhlak terhadap diri sendiri
3)      Akhlak terhadap sesama/orang lain
4)      Akhlak terhadap lingkungan alam
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa akhlak sifat atau sikap yang tertanam dalam jiwa dan dengannya lahirlah macam-macam perbuatan baik atau buruk, tanpa membutuhkan pemikiran dan pertimbangan, jadi akhlak adalah menjadi ukuran baik dan buruk atau mulia dan tercela. Pendidikan Akhlak sangat menentukan kebahagiaan keluarga seseorang. suatu keluarga yang serba kekurangan dalam masalah ekonominya, dapat bahagia berkat pembinaan akhlak keluarganya. Oleh karena itu akhlak menjadi sesuatu yang penting yang harus di miliki oleh masing-masing orang. Akhlak terbagi menjadi dua, yaitu Akhlak Mahmudah (Akhlak Terpuji) dan Akhlak Mazmumah (Akhlak Tercela).




[1] Risihan Anwar, Akidah Akhlak, (Bandung: Pustaka Setia, 2008), hal. 212-213.

Popular posts from this blog

DAULAH ABASYYIAH (AL MA"MUN & HARUN AL RASYID)

ORGANISASI PENDIDIKAN : JENIS DAN STRATEGI PENGUATAN