Konsep Etika, Moral dan Akhlak

Image
PENDAHULUAN
Di era global ini yang semakin berkembang dan maju perilaku seorang muslim semakin beraneka ragam. Manusia cenderung meniru pola hidup yang bergaya serta mewah sehingga lupa dengan adanya etika, moral dan akhlaq yang kurang dihiraukan ataupun dijadikan pedoman dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan manusia pada kenyataannya sekarang kurang pengetahuan akan etika, moral dan akhlaq, padahal sejarah agama menunjukan bahwa kebahagiaan yang ingin didapatkan dengan menjalankan syariah agama yang hanya dapat terlaksana dengan adanya akhlaq yang baik. Selama ini, pelajaran etika, moral dan akhlaq sudah diperkenalkan sejak di sekolah dasar, yakni pada Pendidikan Agama Islam serta Pancasila. Namun, pelajaran etika, moral dan akhlaq kurang diaplikasikan ke dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Timbulnya kesadaran akhlaq merupakan pangkalan yang menentukan corak hidup manusia. Kesadaran akhlaq adalah kesadaran manusia tentang dirinya sendiri dimana dapat melihat serta merasakan diri sendi…

Pembukuan Qur’an

Sejarah Pembukuan Al-Qur'an



Pembukuan Qur’an


Ide mengenai pembukuan Qur’an berasal dari Umar. Ide ini muncul karena keprihatinanya terhadap banyaknya penghafal al-Qur’an yang meninggal dunia dalam perang Yamamah. Menghimpun Al-Quran atas usulan Umar bin Khattab denga alasan:

1.      Banyak penghafal Al Quran yang gugur syahid;
2.      Tulisan yang ada di pelepah-pelepah kurma, batu-batu dan tulang dikhawatirkan rusak dan hilang;
3.      Untuk menjaga kemurnian Al-Quran, penulisan tersebut diserahkan kepada Zaid bin Tsabit dan disimpan oleh Khalifah Abu Bakar

Abu Bakar ash-Shiddiq memerintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk menghimpun Al-Quran dari pelapah kurma, kulit binatang, dan dari hafalan kaum muslimin. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk menjaga kelestarian Al-Quran setelah syahidnya beberapa orang penghafal Al-Quran di perang Yamamah. Sejak itulah Al-Quran dikumpulkan dalam satu mushaf. Iilah untuk pertama kalinya Al-Quran dihimpun.

Untuk mewujudkan idenya ini Umar melakukan dialog dengan Abu Bakar karena beliaulah pemimpin tertinggi umat Islam pada saat itu. Pada awalnya Abu Bakar tidak setuju dengan ide Umar ini dengan alasan karena Rasul tidak pernah memerintahkan untuk membukukan al-Qur’an dan Abu Bakar tidak mau melakukan perbuatan yang tidak dianjurkan oleh Rasul. Setelah terjadi dialog yang cukup panjang akhirnya kahlifah Abu Bakar setuju dengan ide Umar ini.

Pembukuan Qur’an

Untuk merealisasikan program ini Khalifah Abu Bakar memanggil Zaid bin Tsabit untuk mengumpulkan Qur’an. Pada awalnya Zaid juga tidak setuju dengan ide ini, dia beralasan seperti yang disampaikan oleh Abu Bakar. Setelah ketiga orang ini berdialog akhirnya diputuskan untuk membukukan Qur’an dan orang yang diberi tugas untuk itu ialah Zaid bin Tsabit.

Popular posts from this blog

DAULAH ABASYYIAH (AL MA"MUN & HARUN AL RASYID)

ORGANISASI PENDIDIKAN : JENIS DAN STRATEGI PENGUATAN